TOPINFORMASI.COM
Medan - Ssjak usia 6 bulan dalam kandungan Zen hakam yang saat ini masih berusia 5 bulan di tinggalkan ayahnya Bagus Rizky ( 20 ) warga Selotong kec. Stabat yang menelantarkan 3 anaknya dan tidak menafkai anak serta istrinya Abel adenia ( 21 ) yang hidup penuh kesusahan di Kel. Mabar hilir , kec. Medan Deli , Kota Medan .
Mirisnya lagi kejadian tersebut sudah Dua kali di lakukan suami Rizky (21) terhadap anak pertama nya yang juga saat ini masih berusia 2 tahun .
Abel adenia ( 21 ) sang istri malang tersebut menceritakan kisah yang terjadi terhadap dirinya ini kepada media untuk mencari ke adilan terhadap dirinya dan ke Dua anaknya yang masih hidup sebab putra ke tiganya sudah wafat setelah kelahiran dua putra kembar nya prematur ,
Sejak pertama menikah dengan Rizky saya sudah menemukan kejanggalan bang " dari gajih yqng tidak pernah di berikan langsung ke istri sampai orang tuanya yang mendukung perpisahan hubungan keluarga saya , Kejadian ini disebab kan Orang tuanya yang tidak pernah melepas Suami saya untuk membina keluarga dengan saya , Gajih kerja suami selalu di ambil orang tuanya dan saya harus menuruti kemauan mereka , hingga dalam masa kehamilan saya yang saat itu masih 6 bulan anak pertama saya di telantarkan , di tinggalkan dan tidak di nafkai sampai melahirkan pun tidak di lihat ,
Adel dengan sedih pun terus menyampaikan keadaanya ". Setelah melahirkan saya harus hidup di Gubuk nenek saya bersama ibu saya , makan seadanya dan air beras menjadi menu setiap hari anak bayi saya hingga usia 6 bulan , Saat itu Rizky suami saya kembali dan memohon untuk kembali berharap agar di maafkan , Karna saya takut anak pertama saya ( kinan ) tidak memiliki ayah maka sya menerima nya kembai ,
Hingga berselang Dua bulan sifat buruknya kembali lagi karna asutan orang tuanya , Kami sering bertengkar dan namun saat itu saya kembali mengandung anak kedua , hingga pada saat usia kandungan saya enam bulan Rizky. melakukan hal yang sama , meninggalkan saya dalam keadaan yang lemah dan harus melahirkan di usia kandungan Enambulan dengan anak laki laki kembar yang prematur ,
Di saat lemah dan keadaan miskin kami harus bertahan hidup hingga saya harus merelakan kepergian Satu anak kembar saya yang tidak mendapatkan asumsi makanan yang baik serta kasi sayang dari ayahnya .
Kami kembali di telantarkan sapai saat ini dengan keadaan yang buruk sekali , tanpa ada tanggung jawab ayah serta Kakek dan Nenek nya ,
Lanjutnya ". Pernah saya dan orang tua saya datang ke Rumah nya , dengan rasa tidak manusiawi Rizky dan orang tuanya menolak dan melontarkan bahasa , Kalau tidak senang silahkan melapor Kepolisi , Polda sumut pun kami gak takut , Pada saat itu kami pulang dengan rasa kecewa yang sempat membuat saya putus asah hingga akan mengahiri hidup , Namun ibu saya yang membuat saya bisa tegar untuk menjalani hidup , ungkapnya dengan tetesan air mata tiada ahir .
Kami adalah keluarga petani yang miskin , Kemana kami harus mengadu. , Kalau kami mengadu ke polisi kami tidak ada uang takut akan sia sia , hidup kami makan dari hasil apa yang di tanam oleh nenek dan ibu saya yang juga seoranh petani , barulah kepada media ini saya sampaikan untuk berharap ada yang membantu tentang masalah kehidupan saya dan anak anak yang masih balita . ungkapnya dengan terus menangis meratapi hidupnya .
Dengan kejadian yang di alami Adel serta kedua anak nya , Media berharap kepolisian bisa mengambil Ketegasan hukum untuk Melakukan penangkapan terhada Rizy suami yang telah menelantarkan istri dan anak nya , hingga bisa menahan Nenek dan kakek nya yang juga mendukung dan berkata lantang. Lapor sana kepolda kami tidak takut ,
Hingga brita ini di tayangkan keluarga Rizky saat di mintai keterangan tidak bersedia dan mengabaikan Telfon media . ( bm )
from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/6ZNMsJh
Berita Viral
No comments:
Post a Comment