October 31, 2025

Kapolres Dan Wakil Bupati Batubara Hadiri Rakor Siaga Bencana


Batubara, TOPINFORMASI.COM- Cegah potensi bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Kabupaten Batubara, Wakil Bupati Batubara Syafrizal menghadiri Rapat Koordinasi Siaga Bencana Tahun 2025 bersama Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan dan jajaran di Polres Batubara. Jumat 31/10/2025.
‎Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama dalam pengurangan risiko bencana serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana alam.
‎Dalam sambutannya Wakil Bupati Batubara, Syafrizal mengungkapkan bahwa secara umum Kabupaten Batubara merupakan daerah rawan banjir dan angin puting beliung apabila memasuki musim penghujan.
‎"Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dini untuk menghadapi fenomena ini. Menghadapi kondisi tersebut, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana alam yang akan terjadi," ujar Syafrizal.
Syafrizal juga menyebut perlu digalang kekuatan antar instansi pemerintah daerah, Polri, TNI, pihak swasta, dan seluruh masyarakat, karena menjaga alam ini merupakan tanggung jawab bersama", pungkasnya.
‎Senada diungkapkan Kapolres Batubara, dalam rentang waktu terakhir beberapa titik lokasi di Kabupaten Batubara mengalami kebanjiran seiring dengan curah hujan yang cukup intens.
‎"Rakor ini bertujuan untuk mengambil langkah ke depannya agar lebih siaga dalam menghadapi bencana," kata Kapolres.
Sekedar diketahui, ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batubara sudah melakukan pembentukan dan pelatihan terhadap desa-desa yang rawan bencana dan sudah ada 40 desa yang sudah terbentuk sebagai desa tangguh bencana. (dr)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/tmpqBdJ
Berita Viral
| October 31, 2025 |

Dugaan Pergudangan Kota Tanjung Mulia (PKTM) Jadi Sarang Korupsi: Infrastruktur Amburadul, Aktivitas Ekonomi Terancam Lumpuh


MEDAN, TOPINFORMASI.COM- Komplek Pergudangan Kayu Putih Estate atau Pergudangan Kota Tanjung Mulia (PKTM) di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, diduga kuat menjadi sarang korupsi. Kawasan pergudangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini tampak amburadul dan nyaris tak terurus selama puluhan tahun.
 
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian besar ruas jalan di dalam kawasan pergudangan dipenuhi lubang besar menyerupai kolam ikan, genangan air, dan semak belukar yang menjalar hingga ke bahu jalan. Kondisi ini tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membahayakan para pengguna jalan, terutama sopir truk yang setiap hari melintas untuk mengangkut barang.
 
Warga sekitar mengungkapkan keheranannya karena sejak PKTM berdiri puluhan tahun lalu, kondisi infrastruktur di kawasan itu tak kunjung mengalami perbaikan berarti. Padahal, kawasan tersebut merupakan salah satu titik aktivitas ekonomi penting yang seharusnya memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.
 
"Ini kan dikelola BUMD, seharusnya hasil sewa pergudangan dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur sehingga lokasi tertata dan layak. Kalau dibiarkan begini terus, bisa-bisa aktivitas ekonomi di sini makin lumpuh," keluh seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
 
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak pengelola maupun Pemerintah Kota Medan. Para sopir dan warga berharap Pemerintah Kota Medan serta manajemen PKTM segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh agar kawasan pergudangan tersebut kembali berfungsi dengan baik dan aman bagi pengguna jalan.
 
Upaya konfirmasi terhadap Kepala Kantor PKTM belum membuahkan hasil. Kantor PKTM di dalam kawasan pergudangan terlihat sepi tanpa ada satupun pegawainya. (Red) 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/DVmlvRb
Berita Viral
| October 31, 2025 |

Polres Sibolga Gelar Patroli Antisipasi Tawuran Remaja, Pastikan Situasi Kota Aman dan Kondusif


SIBOLGA, TOPINFORMASI.COM– Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Sumut melalui Polres Sibolga melaksanakan *Kegiatan Patroli Antisipasi Tawuran Remaja* di wilayah Kota Sibolga pada *Jumat (31/10/2025) dini hari*. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk respons cepat atas keresahan warga terkait maraknya aksi tawuran remaja di beberapa titik kota yang berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat.

Sebelum pelaksanaan patroli, terlebih dahulu dilakukan *apel kesiapan* yang dipimpin oleh *Padal IPDA Boy A. Hutasoit, S.H.*. Dalam arahannya, IPDA Boy menegaskan pentingnya kewaspadaan dan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polres Sibolga.

Patroli dimulai pukul *02.00 WIB*, dengan rute yang meliputi *Jalan SM. Raja – Simpang Jalan Murai – Simpang Jalan Bangau – Simpang Jalan Damai Atas dan Bawah – Pasar Belakang – Jalan Ketapang – Jalan Kutilang – Jalan Merpati – Jalan Zainul Arifin – hingga Jalan Suprapto.*

Selama pelaksanaan patroli, *personel Polres Sibolga tidak menemukan adanya aksi tawuran antar kelompok remaja* maupun aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, *tidak ditemukan pula praktek kejahatan jalanan seperti geng motor, tindak kriminal 3C (Curat, Curas, Curanmor), maupun bentuk kejahatan lainnya.*

Patroli yang berlangsung hingga pukul *03.00 WIB* tersebut berjalan dengan *aman, tertib, dan kondusif*. Kegiatan ini sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Sibolga, terutama pada jam-jam rawan gangguan keamanan.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus *meningkatkan patroli dan kegiatan preventif lainnya* demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif serta mencegah terjadinya aksi tawuran dan kenakalan remaja di wilayah hukum Polres Sibolga.

(Sumber Humas Polres Sibolga).


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/FNBTUHx
Berita Viral
| October 31, 2025 |

October 30, 2025

Polsek Delitua Ungkap 7 Kasus Kejahatan, 8 Tersangka Diamankan


MEDAN, TOPINFORMASI.COM– Polsek Delitua berhasil mengungkap tujuh kasus tindak pidana berbeda dan mengamankan delapan tersangka. Pengungkapan ini diumumkan dalam Press Release yang dipimpin oleh Kapolsek Delitua, Kompol PS. Simbolon, S.H., di Mako Polsek Delitua.
 
Tujuh kasus yang diungkap meliputi Pencurian dengan Pemberatan (Pasal 363 KUHPidana) dan Penipuan dan Penggelapan (Pasal 372 Jo 378 KUHPidana).
 
Berikut rincian kasus yang diungkap:
 
1. Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Masjid: Muhammad Rivaldy mencuri kotak infak dan uang tunai senilai Rp 330.000 di Masjid Nurus Salam, Deli Tua. Barang bukti: obeng, kotak infak, dan uang tunai.
2. Curat di Pangkalan Mansyur: Mhd. Adlan ditangkap terkait pencurian di Jalan Karya Jaya, Pangkalan Mansyur, Medan Johor.
3. Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor: Mifatul Faisal Dalimunthe melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor Honda Beat di Jalan Eka Warni, Gedung Johor.
4. Curat Dua Unit Kendaraan: Selamet Hariadi mencuri becak bermotor merek Shogun dan sepeda motor Mio Soul di Jalan Karya Jaya, Medan Johor.
5. Pencurian Besi di Bengkel Las: Sugianto alias Anto mencuri sekitar 30 kg potongan besi di bengkel las di Deli Tua Timur.
6. Pencurian Jerjak Besi Penutup Saluran Air: Muhammad Syaputra dan Muhammad Ade Rizky mencuri jerjak besi penutup saluran air di Jalan Karya Tani, Pangkalan Mansyur.
7. Pencurian dengan Pemberatan (367 KUHPidana): M Arif mencuri sepeda anak, karpet, dan sarang kipas angin di Jalan B. Zein Hamid, Titi Kuning.
 
Kapolsek Kompol PS. Simbolon menegaskan komitmen Polsek Delitua dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Para tersangka akan diproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/5SnXjh4
Berita Viral
| October 30, 2025 |

Terbukti Lakukan Pelanggaran, Kompol DK Dijatuhi Sanksi Demosi


MEDAN,TOPINFORMASI.COM-Eks Kepala Unit I Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara, Kompol Dedi Kurnaiawan (DK), dijatuhi sanksi demosi selama 3 tahun setelah terbukti melakukan pelanggaran etik dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Tanjungbalai, Rahmadi.

Putusan itu dibacakan dalam sidang etik di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut, Rabu (29/10/2025). 

Sidang berlangsung tertutup dan menghadirkan sejumlah saksi dari internal kepolisian, di antaranya Ipda Victor Topan Ginting dan penyidik N. Lubis.

Tim kuasa hukum Rahmadi, Suhandri Umar Tarigan dan Thomas Tarigan, turut hadir memantau jalannya sidang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, majelis etik menjatuhkan hukuman demosi jabatan terhadap Kompol DK. 

Kabidpropam Polda Sumut, Kombes Julihan Muntaha, belum memberikan tanggapan atas hasil sidang itu. 

Namun Kepala Subbidang Penmas Bidhumas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, membenarkan adanya sanksi tersebut.

"Iya, benar. Dia (Kompol DK) banding," ujar Siti lewat pesan Aplikasi WhatsApp.

Sementara itu kuasa hukum Rahmadi mengatakan, dalam persidangan mereka memaparkan kronologi lengkap dugaan pelanggaran yang dilakukan Kompol DK mulai dari penangkapan, penyitaan barang bukti, hingga hilangnya uang Rp11,2 juta dari rekening kliennya.

"Hari ini kami hadir untuk memberikan keterangan atas laporan yang sudah kami ajukan ke Propam," kata Umar.

Rahmadi dan dua tersangka lain, Andre Yusnijar dan Ardiansyah Saragih alias Lombek, memberikan kesaksian secara virtual dari Lapas Tanjungbalai. 

Kedua saksi menyebut barang bukti sabu-sabu yang disita dari mereka awalnya seberat 70 gram, bukan 60 gram seperti tertulis dalam berkas perkara.

Selisih 10 gram itu, menurut Umar, diduga kuat dialihkan untuk menjerat Rahmadi.

"Rahmadi juga menegaskan sabu-sabu itu tidak ditemukan di badannya, melainkan di mobil yang sebelumnya sudah dikuasai petugas," ujarnya.

Selain dugaan manipulasi barang bukti, Umar menuturkan, penyidik juga menyita ponsel milik kliennya tanpa surat resmi dan tanpa hasil analisis digital forensik. 

Tak lama setelah penyitaan, uang Rp11,2 juta dalam rekening Rahmadi diketahui berpindah ke rekening seorang perempuan berinisial Boru Purba. 

Kasus dugaan transfer tersebut kini diselidiki Ditreskrimum Polda Sumut.

Sidang etik sempat memanas ketika terjadi perdebatan antara Ipda Victor Topan Ginting dan penyidik N. Lubis soal tanda tangan berita acara penyerahan barang bukti. Adu argumen keduanya membuat majelis etik turun tangan menenangkan suasana.

Kuasa hukum Rahmadi berharap sidang etik tidak berhenti pada sanksi administratif.

"Kami ingin keadilan ditegakkan, bukan sekadar formalitas di atas kertas," tegas Umar.

Ia menuturkan, perkara ini bukan sekadar ujian bagi individu, tetapi juga cerminan komitmen kepolisian menegakkan keadilan dan profesionalitas di tubuhnya sendiri.

"Publik kini menanti, apakah penegakan etik di tubuh Polri benar-benar menjadi ruang koreksi yang berpihak pada kebenaran, bukan sekadar formalitas," tuturnya.

Kasus ini bermula saat Rahmadi, warga Jalan SMU Negeri 3, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai, ditangkap pada Senin malam, 3 Maret 2025. 

Dalam penangkapan yang dipimpin Kompol DK itu, Rahmadi diduga dianiaya oleh sejumlah personel polisi. 

Rekaman kamera pengawas yang menampilkan aksi kekerasan tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman publik. 

Dari penangkapan itu, petugas tidak menemukan barang bukti sabu-sabu di tubuh Rahmadi.

Namun belakangan muncul barang bukti 10 gram sabu-sabu yang diklaim polisi ditemukan di dalam mobil Rahmadi.***


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/mwe5kny
Berita Viral
| October 30, 2025 |

October 29, 2025

Polda Sumut Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97: Kobarkan Semangat Persatuan dan Ketangguhan Pemuda Indonesia


MEDAN ,TOPINFORMASI.COM– Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan KS. Tubun, Mapolda Sumut, pada Selasa pagi (28/10/2025).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Nanang Masbudi, S.I.K., M.Si., C.Fr.A mewakili Kapolda Sumut, menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir.

Dalam amanatnya, Irwasda Polda Sumut menegaskan kembali semangat juang para pemuda tahun 1928 yang menjadi tonggak persatuan bangsa Indonesia.

“Para pemuda 1928 tidak banyak bicara, tetapi mereka berani, bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” ujarnya penuh semangat.

Ia menambahkan, semangat juang itu kini harus diteruskan melalui kerja keras, kejujuran, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

“Sekarang kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama — Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah,” tegasnya.

Dalam pesan yang dibacakan, Menpora juga menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai kekuatan utama bangsa.

“Di setiap kampung, di setiap kota, selalu ada anak muda Indonesia yang jujur, berani, dan tangguh. Itulah kekuatan bangsa kita,” ungkapnya.

“Jangan takut bermimpi besar dan jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya,” lanjutnya mengutip pesan Presiden Republik Indonesia.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pejabat utama Polda Sumut, personel kepolisian, serta perwakilan organisasi kepemudaan.

Di akhir amanatnya, Irwasda Polda Sumut mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang lebih maju.

“Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita buktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan bersatu,” tutupnya.

Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan bendera Merah Putih dan pembacaan doa, sebagai simbol tekad bersama untuk terus mengobarkan semangat persatuan dan cinta tanah air.


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/8NdLIUq
Berita Viral
| October 29, 2025 |

Semarak Final Party Kapoldasu Cup 2025: Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda


MEDAN, TOPINFORMASI.COM– Suasana GOR Gedung Serba Guna Unimed, Selasa (28/10/2025), dipenuhi sorak sorai para supporter dan penonton yang antusias menyaksikan babak puncak Kapoldasu Cup 2025, turnamen bola basket bergengsi antar pelajar SMA/SMK dan mahasiswa se-Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung meriah sekaligus menjadi momentum semangat kebersamaan dan sportivitas di Hari Sumpah Pemuda ke-97.

Gelaran yang digagas Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. ini menjadi ajang pembinaan generasi muda di bidang olahraga, sekaligus mempererat sinergi antara Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Pada kategori Putra Negeri, SMAN 1 Medan (Smansa) tampil dominan dan berhasil merebut gelar juara pertama setelah mengalahkan SMAN 15 Medan di partai final. Predikat MVP (Most Valuable Player) diraih oleh Dzakwan dari SMAN 1 Medan, sementara Top Score disabet Christopher dari SMAN 15 Medan.

Untuk kategori Putra Swasta, SMA Medan Mulia tampil luar biasa dengan mengalahkan Methodist Lubuk Pakam di laga final. Roben dari SMA Medan Mulia dinobatkan sebagai MVP, sementara Felic dari sekolah yang sama meraih gelar Top Score.

Di sektor Putri, SMAN 1 Medan kembali menunjukkan keperkasaannya dengan menundukkan SMA Medan Mulia dalam laga final yang berlangsung sengit. Carisa dari SMAN 1 Medan terpilih sebagai MVP, sedangkan Lilis dari Medan Mulia menjadi Top Score.

Sementara itu, pada kategori Mahasiswa, Universitas Sumatera Utara (USU) keluar sebagai juara, disusul UMSU, Polmed, dan Unimed, dengan Mico dari Polmed meraih predikat Top Score.

Acara Final Party Kapoldasu Cup 2025 bukan hanya menampilkan pertandingan final, tetapi juga diwarnai dengan berbagai hiburan menarik. Mulai dari Talk Session bersama pebasket nasional Daniel Wenas, penampilan bintang tamu Ojol & Calvin Stepback, hingga aksi modern dance dari SMA Harapan Mandiri dan SMA Kemala Bhayangkari, serta DJ perform oleh P Double yang memeriahkan suasana GOR Unimed.

Rangkaian kegiatan ini semakin lengkap dengan sesi awarding ceremony yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, didampingi Wakapolda, Irwasda, Ketua KONI, Ketua Perbasi, serta Ibu Kapolda yang turut memberikan penghargaan kepada juara putri dan tim dance terbaik.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam suksesnya ajang Kapoldasu Cup 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar berprestasi dan berkarakter.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda ini mengingatkan kita semua untuk terus menyalakan semangat persatuan dan sportivitas. Melalui olahraga, kita belajar disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah — nilai-nilai yang sejalan dengan semangat kebangsaan yang diwariskan para pendahulu,” ujar Kapolda Sumut.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, karena dari sinilah lahir generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berjiwa nasionalis,” tambahnya.

Ajang Kapoldasu Cup 2025 menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumut dalam mendukung kegiatan positif bagi pelajar dan mahasiswa. Selain memupuk semangat sportivitas, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan wadah memperkuat karakter pemuda Sumatera Utara dalam semangat “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh Bersama.”


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/qtp2cZs
Berita Viral
| October 29, 2025 |

October 28, 2025

Memperingati Hari Sumpah pemuda; Kordinator Wartawan DPRD medan mengadakan Turnamen Dam batu



MEDAN, TOPINFORMASI.COM
Turnamen dam batu dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke-97 yang dilaksanakan Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan berlangsung sukses, Selasa (28/10/2025). Puluhan peserta bertanding dalam semangat kebersamaan, persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas.

Turnamen yang diikuti puluhan peserta mulai dari wartawan, sekuriti, petugas cleaning service dan PNS DPRD Medan itu dilaksanakan dalam dua kategori, masing-masing perorangan dan berpasangan. 
Keluar sebagai juara pertama perorangan Abdul Rahman/Bedul (sekuriti), juara kedua Bambang (karyawan) dan Agung PC Simangunsong (wartawan). Sedangkan kategori berpasangan keluar sebagai juara pertama pasangan Heri Silaen dan Emmar Pasaribu (wartawan), Martin Gurning dan Jonsel Nainggolan (PNS) dan juara tiga Ayub Kesuma Siregar dan Paung (wartawan).

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Medan, Muhammad Ali Sipahutar dalam sambutannya memberikan apresiasi dan sangat mendukung pelaksanaan turnamen domino yang digelar Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan di bawah pimpinan Said Ilham Assegaf.
"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan turnamen domino dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-97 ini dan berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan setiap tahun," ujar Ali Sipahutar yang juga Ketua Pembina Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sumut ini.

Melalui kesempatan itu, Ali Sipahutar berharap agar wartawan terus mendukung segala kegiatan DPRD Medan melalui pemberitaan. "Kegiatan ini juga merupakan wujud persatuan dan kesatuan yang telah terjalin di antara sekretaris DPRD Medan dengan para wartawan. Saya mengajak semua pihak untuk selalu bersatu dan membangun kebersamaan untuk mendukung program Pemko Medan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan, Said Ilham Assegaf mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan lancar. Melalui kegiatan ini, lanjut Said, pihaknya mengajak semua pihak untuk terus mengobarkan semangat Sumpah Pemuda dalam mendukung program pembangunan Kota Medan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekwan atas fasilitas yang diberikan, sehingga turnamen ini bisa terlaksana dengan lancar. Juga kepada bang Suwarno dari Pengawal Merah Putih, Aris Nasution dari Forwakum dan pengurus Forwaka sumut yang turut berpartisipasi dan mengikuti perlombaan ini," ujarnya.

Said berharap, kebersamaan yang sudah terjalin melalui kegiatan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga eksistensi wartawan di DPRD Medan ini dapat menunjang program pembangunan di Kota Medan.
Turnamen domino ini diikuti 36 peserta perorangan dan 24 peserta berpasangan dengan total hadiah jutaan rupiah.


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/2uG6yPk
Berita Viral
| October 28, 2025 |

Rakernas Ke-lll Pengurus Pusat IWO Di Buka Oleh Stafsus Gurbernur DKI, Chico Hakim


Jakarta. Topinformasi.com
Di tengah perubahan besar peradaban manusia dimana revolusi digital telah mengubah cara berkomunikasi, bekerja, bahkan berpikir, acap kali masyarakat mendapatkan informasi yang tidak utuh, kabar yang tidak diverifikasi, dan opini yang menyesatkan. 

Dengan cepat media sosial (medsos) memframming suatu peristiwa yang menimbulkan kebisingan dan tak jarang merusak fakta informasi. 

Uniknya masyarakat acapkali menelan bulat-bulat informasi media sosial yang sangat minim filter ini.

Fenomena tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudistira pada pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) IWO di TIM Ismail Marjuki Jakarta Pusat, Selasa 28/20/2025

"Dalam situasi seperti ini, peran wartawan online menjadi sangat strategis. Tidak sekadar pelapor peristiwa, tetapi juga penjaga akal sehat publik. Bukan sekadar penyampai berita, tetapi penuntun arah nilai dan moral informasi bangsa," tegasnya.

Dikatakan Yudistira, media sosial melahirkan kebebasan, tetapi juga kebisingan dan tak jarang merusak fakta informasi. Akan tetapi, masyarakat acapkali menelan bulat-bulat informasi media sosial yang sangat minim filter. Tanpa UU Pers yang mengawasinya, tanpa kode etik jurnalistik yang mengawasinya. 

"Namun itulah fakta. Media sosial telah memicu disrupsi media mainstream yang wajib mematuhi berbagai rambu setiap kali akan menyajikan berita," sambungnya 

Dinamika zaman yang kompleks inilah disebutkan Yudistira yang melatarbelakangi lahirnya tema Rakernas ke-III tahun ini “Peran IWO dalam Elaborasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”

"Tema ini tidak lahir dari ruang kosong. Ia adalah hasil refleksi kolektif atas peran media dalam perjalanan bangsa menuju satu abad kemerdekaan Indonesia," ucapnya.

Diingatkan Yudistira, Asta Cita, delapan cita-cita besar bangsa, memuat visi pembangunan manusia unggul, ekonomi berkelanjutan, lingkungan hidup yang lestari, pemerintahan yang bersih, serta supremasi hukum yang berkeadilan.

"Lantas muncul pertanyaan, di mana posisi IWO dalam peta besar itu? Jawabannya jelas: di garda depan pembentukan opini publik," tegasnya.

Hadir pada pembukaan rakernas III IWO, Menteri Komunikasi dan Digital, Mutya Hafid, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia sekaligus Ketua Majelis Kehormatan Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online dan Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto, pengurus PP, PW dan PD IWO se Indonesia.

Rakernas Ke-lll Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online yang berlangsung 3 hari di Aula Taman Ismail Marzuki (TIM) Jalan Cikini Raya No 8 Jakarta Pusat, Selasa 28/10/2025 dibuka oleh Stafsus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim dan , Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, Menteri Komunikasi dan Digital, Mutya Hafid, para PW dan PD. (dr)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/gjxyHR5
Berita Viral
| October 28, 2025 |

Nilai Investasi Produk Persetujuan KKPR Menteri Nusron Capai Rp357,17 Triliun


Jakarta, TOPINFORMASI.COM- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mencatat capaian signifikan terkait tata ruang dalam masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, nilai investasi yang bersumber dari produk persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) yang menjadi kewenangan pusat telah mencapai Rp357,17 triliun.

“Angka ini menunjukkan bahwa kebijakan penataan ruang tidak lagi berhenti di atas meja perencanaan, tapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi nasional. Tata ruang kini menjadi fondasi strategis dalam memastikan arah pembangunan yang terukur, efisien, dan berkeadilan,” ujar Menteri Nusron, Senin (27/10/2025).

Menteri Nusron menjelaskan, peningkatan nilai investasi tersebut tak lepas dari langkah Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat sistem perencanaan ruang melalui penyusunan dan digitalisasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Selama satu tahun terakhir, telah diterbitkan 119 dokumen RDTR baru, naik 21,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total keseluruhan, sebanyak 445 RDTR telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Capaian ini meningkat 189 dokumen atau 73,8% dalam periode yang sama.

Integrasi RDTR dengan OSS menjadikan tata ruang sebagai pintu masuk utama investasi, khususnya melalui mekanisme persetujuan KKPR. Dengan sistem ini, pelaku usaha dapat memperoleh kepastian lokasi dan izin secara transparan, cepat, dan berbasis data spasial yang akurat.

“Ini sekaligus menutup ruang bagi praktik tumpang tindih lahan dan memperkuat kepastian hukum dalam berusaha,” ungkap Menteri Nusron.

Capaian tersebut juga mencerminkan arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yang menekankan pada investasi produktif, pemerataan pembangunan wilayah, serta optimalisasi ruang untuk kesejahteraan rakyat. Dengan tata ruang yang terintegrasi, pembangunan tidak hanya difokuskan di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, namun juga diarahkan ke daerah-daerah potensial yang selama ini belum tergarap optimal.

Menurut Menteri Nusron, investasi sebesar Rp357,17 triliun yang dihasilkan dari produk KKPR bukan semata angka, tapi indikator nyata dari meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kepastian tata ruang di Indonesia.

“Investor kini tidak lagi ragu untuk menanamkan modal karena mereka melihat adanya transparansi, prediktabilitas, dan koordinasi lintas sektor yang semakin solid. Semua dimulai dari kepastian ruang,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Menteri Nusron menambahkan, penguatan tata ruang juga memiliki dimensi keberlanjutan. Setiap RDTR yang disusun tidak hanya mengatur zonasi ekonomi, namun juga memperhitungkan aspek lingkungan, daya dukung sumber daya alam, dan mitigasi bencana. Dengan demikian, tata ruang berperan sebagai jembatan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian ekologi.

“Dalam visi Prabowo-Gibran, pembangunan harus menyentuh semua wilayah tanpa mengorbankan keseimbangan lingkungan. Karena itu, tata ruang kami dorong menjadi acuan utama dalam seluruh proses pembangunan, baik di pusat maupun daerah,” tegas Menteri Nusron.

Ke depan, Kementerian ATR/BPN akan memperluas sinkronisasi Rencana Tata Ruang antara pusat dan daerah, mempercepat digitalisasi seluruh dokumen RDTR, serta memperkuat data spasial tematik agar dapat digunakan lintas kementerian dan pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola ruang nasional yang efisien, adaptif, dan inklusif.

“Kementerian ATR/BPN ingin memastikan setiap jengkal tanah dan ruang di Indonesia dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Tata ruang adalah kunci menuju pembangunan yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkas Menteri Nusron.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/wkVd7pl
Berita Viral
| October 28, 2025 |

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu Tujuan Pekanbaru, Pelaku Diamankan di Sunggal


MEDAN, TOPINFORMASI.COM– Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali menyatakan komitmennya dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial HG (46), warga Medan Marelan, berhasil diamankan dengan barang bukti 1 kilogram sabu yang rencananya akan dikirim ke Pekanbaru, Riau.

Penangkapan terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 07.00 WIB di Jl. Kapten Sumarsono, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Petugas yang tergabung dalam Tim Ditresnarkoba Polda Sumut bertindak cepat setelah menerima informasi masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika menggunakan bus antarkota.

Dari hasil penyelidikan, tim melakukan pemantauan terhadap bus lintas Aceh–Medan. Tidak lama berselang, satu unit bus PMTOH yang sesuai dengan ciri-ciri dari laporan informan tampak keluar dari pintu Tol Helvetia dan berhenti di pinggir jalan. Seorang penumpang turun membawa tas ransel hitam, dan saat diperiksa, petugas menemukan satu bungkusan plastik putih transparan berisi sabu seberat 1.000 gram bruto di dalamnya.

Selain barang bukti sabu, turut diamankan satu unit handphone merek Vivo warna hitam dan satu tas ransel hitam yang digunakan pelaku untuk menyimpan narkotika.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku Haris Gunawan mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang yang tidak dikenal di kawasan Jl. Puntuet, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Ia mengaku diperintah oleh seseorang yang dipanggil Jagong (dalam lidik) untuk mengantarkan paket sabu tersebut kepada seseorang di Pekanbaru, Riau.

Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. Andy Arisandi, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama serta kepekaan petugas terhadap informasi masyarakat.

“Kami terus berkomitmen untuk menekan dan memutus jaringan peredaran narkotika, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Pengungkapan ini membuktikan bahwa Polda Sumut tidak akan memberi ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara,” tegas Kombes Pol. Andy Arisandi, Senin (27/10).

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna memburu jaringan pemasok dan penerima barang haram tersebut.


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/G4zmqpA
Berita Viral
| October 28, 2025 |

October 27, 2025

Bahas Proses Bisnis Layanan dan SDM di Kaltim, Menteri Nusron: Kita Perlu Bertransformasi


Samarinda , TOPINFORMASI.COM- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan pengarahan ke jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mempercepat transformasi layanan pertanahan menjadi lebih modern, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. Dengan perubahan perilaku dan ekspektasi masyarakat di era digital ini, Menteri Nusron ingin jajarannya terus beradaptasi dan meninggalkan pola kerja lama yang sudah tidak pas dengan karakter pemohon masa kini.

“Mayoritas pemohon kita hari ini dan ke depan itu sudah berubah. Begitu juga kita, perlu bertransformasi. Dari sistem, business process harus kita ubah. Berikutnya, sumber daya manusia (SDM). Soal SDM kata kuncinya itu pertama kapasitas, kedua kapabilitas, dan ketiga integritas,” jelas Menteri Nusron kepada jajaran di Kantor Wilayah BPN Provinsi Kaltim pada Jumat (24/10/2025).

Menteri Nusron mengungkapkan, perubahan proses bisnis layanan pertanahan saat ini sedang disiapkan. Salah satunya, dengan penyederhanaan struktur organisasi dan penyesuaian tugas berbasis wilayah kerja. “Tim kita lagi bekerja untuk mengubah business process Mulai awal tahun depan ada tiga pembaruan untuk perubahan business process,” ujarnya.

Selain perubahan sistem, penguatan teknologi informasi juga menjadi prioritas untuk menciptakan pelayanan yang cepat, namun tetap aman. “Kita harus butuh penguatan IT. Ini mau tidak mau harus diperkuat. Capacity-nya harus dikuatin lagi dan kedua firewall-nya harus lebih tangguh supaya nanti sistem cepat dan tangguh,” tutur Menteri Nusron.

Ia menekankan, transformasi harus tetap mengacu pada tata kelola pemerintahan yang baik. “Perubahan business process itu tetap kita mengacu pada Government Risk Management (GRC). Harus akurat, prudent, akuntabel, ada risk management, dan transparan,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.

Perubahan sistem juga perlu didukung dengan SDM yang kapabel. “Untuk meningkatkan kapasitas, sekarang kami menerapkan kebijakan semua pegawai harus nationwide, semua pegawai harus siap ditugaskan di mana saja, intinya ada career path-nya,” ucap Menteri Nusron.

Ia juga mendorong jajaran untuk terus berinovasi dan mengasah kemampuan mengikuti perkembangan teknologi pertanahan yang sangat cepat. “Semua pegawai harus selalu inovasi dan ikut workshop karena dunia IT dan pertanahan ini selalu berkembang. Jadi kalau kita tidak meningkatkan kapabilitas, kita akan tertinggal,” pungkas Menteri Nusron.

Adapun dalam kegiatan pembinaan ini, hadir mendampingi Menteri Nusron, Penasihat Utama Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan, Jhoni Ginting. Hadir mengikuti pengarahan, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kaltim, Deni Ahmad beserta para Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Kaltim. (LS/JR)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000​


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/Q4WaPp7
Berita Viral
| October 27, 2025 |

Peringatan Hari Santri Nasional di Purwakarta, Menteri Nusron: Kontribusi Santri Jadi Fondasi Kemerdekaan Indonesia


Purwakarta, TOPINFORMASI.COM- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyatakan bahwa santri dan kiai punya peran penting dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan dalam orasi kebangsaannya pada peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Purwakarta, Sabtu (25/10/2025) malam, yang dihadiri para kiai, santri, dan tokoh masyarakat.

“Dengan ditetapkannya Hari Santri ini mempunyai makna, yang pertama bahwa kontribusi serta peran santri dan kiai dalam perjuangan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia diakui eksistensinya. Karena tidak ada Hari Pahlawan Nasional kalau tidak ada Hari Santri. Sebab peristiwa 10 November 1945 tidak bisa dilepaskan dari peristiwa 22 Oktober 1945,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Peristiwa 22 Oktober 1945, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional, merupakan momentum bersejarah ketika KH. Hasyim Asy’ari memimpin resolusi jihad dan menggerakkan para santri untuk berangkat ke Surabaya melawan penjajahan. Semangat jihad santri inilah yang menjadi pemicu perlawanan nasional hingga akhirnya Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaannya.

“Santri tidak boleh hanya cerdas dalam akalnya, tapi harus baik akhlaknya. Tidak hanya jadi pemimpin di pondok pesantren, tapi santri juga harus siap menjadi pemimpin nasional,” tegas Menteri Nusron.

Di akhir orasinya, Menteri Nusron mengajak seluruh santri di Indonesia untuk terus menjaga semangat keilmuan dan kebangsaan sebagaimana diwariskan para kiai pendahulu. “Semoga semua santri ke depan bisa lebih berkontribusi kepada bangsa dan negara. Santri tidak boleh diremehkan di Indonesia karena siapa yang menghina santri, menghina bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini, Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) H. Dudung Abdurachman; Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein; Ketua PCNU, KH. Ahmad Anwar Nasihin. Hadir mendampingi Menteri Nusron, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar beserta sejumlah Kepala Kantor Pertanahan. (RT/RZ)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000​


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/J9T2swU
Berita Viral
| October 27, 2025 |

Setahun, Menteri Nusron Redistribusi 195.734 Bidang Tanah untuk 39.556 KK

 

Jakarta , TOPINFORMASI.COM- Satu tahun memimpin Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan arah baru pelaksanaan Reforma Agraria di Indonesia. Program ini tak lagi dipahami semata sebagai agenda legalisasi atau pembagian sertipikat, melainkan sebagai strategi negara untuk pemerataan ekonomi rakyat dan peningkatan nilai tambah dari tanah.

Dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga Oktober 2025, pelaksanaan Reforma Agraria menunjukkan capaian signifikan. Sebanyak 195.734 bidang tanah telah diserahkan kepada 39.556 kepala keluarga (KK), disertai pemetaan sosial terhadap 9.100 keluarga dan pendampingan usaha bagi 14.900 keluarga penerima manfaat.

“Reforma Agraria bagi kami bukan sekadar sertipikasi tanah. Ini adalah upaya menata ulang struktur penguasaan tanah agar lebih adil sekaligus menjadikan tanah sebagai motor pemerataan ekonomi rakyat,” ujar Menteri Nuson dalam keterangannya, Minggu (26/10/2025).

Menteri Nusron menjelaskan, pendekatan ini tak hanya memastikan kepastian hukum, tapi juga mendorong agar tanah benar-benar berfungsi produktif dan menjadi sumber kesejahteraan baru bagi rakyat kecil. “Setiap sertipikat yang kami terbitkan diiringi dengan pendampingan agar tanahnya hidup, dikelola, dan menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi pemiliknya,” tuturnya.

Secara kumulatif, sejak 2020 hingga 2025, pemerintah telah melaksanakan Redistribusi Tanah seluas 879.942 hektare, mencakup 1.641.408 bidang kepada masyarakat yang berhak. Dari jumlah itu, 26 Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) telah diselesaikan, meliputi 15.533 bidang tanah atau 5.109 hektare untuk 11.576 KK.

“Redistribusi Tanah bukan hanya membagi lahan, tapi mengembalikan rasa keadilan kepada rakyat kecil dan membuka jalan bagi ekonomi yang lebih merata,” ungkap Menteri Nusron Nusron.

Untuk memastikan tanah yang diserahkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi, Kementerian ATR/BPN membangun ekosistem pemberdayaan berbasis pola kemitraan tertutup (closed loop) melalui Direktorat Jenderal Penataan Agraria. Model ini mempertemukan petani, koperasi, lembaga keuangan, dan off-taker (pembeli hasil produksi) dalam satu rantai ekonomi yang saling menguatkan. Dengan sistem ini, petani tidak lagi menjual hasil mentah, namun juga mengolah dan memasarkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Melalui pola closed loop, kami dorong agar Reforma Agraria menghasilkan ekonomi nyata, bukan sekadar dokumen sertipikat. Inilah yang kami sebut TORA produktif,” terang Menteri Nusron.

Pelaksanaan Reforma Agraria, juga diperkuat dengan program Mitra Strategis Reforma Agraria (MSRA), yang melibatkan organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan komunitas ekonomi rakyat. Melalui kolaborasi ini, negara hadir sebagai regulator sekaligus fasilitator pemberdayaan masyarakat.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa Reforma Agraria bukan hanya program pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk mewujudkan keadilan agraria,” ujar Menteri Nusron.

Menurut Menteri Nusron, capaian Reforma Agraria dalam setahun terakhir merupakan fondasi kuat menuju arah pembangunan ekonomi rakyat yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Ia menegaskan, ke depan tanah tidak boleh lagi menjadi sumber sengketa, tapi menjadi instrumen kesejahteraan dan kemandirian rakyat.

“Pelaksanaan Reforma Agraria kami wujudkan secara utuh, dari kepastian hak atas tanah, penyelesaian konflik, hingga peningkatan nilai ekonomi masyarakat,” tutup Menteri Nusron.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000​


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/b7MrxqG
Berita Viral
| October 27, 2025 |

October 26, 2025

Pujaketarub Nasional Peringati HUT Pembina dengan Aksi Bersih-Bersih di Jalan Pulau Brayan


Medan, TOPINFORMASI.COM— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pembina, H. Ganjar Pranowo, S.H., organisasi Pujaketarub Nasional (Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu) menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Pulau Brayan, Kota Medan, pada Minggu (26/10/2025). 

Aksi sosial ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan dan memasukkannya ke dalam kantong plastik untuk kemudian dibuang ke tempat pembuangan yang telah disediakan.
Ketua Umum Pujaketarub, Hermawan, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota organisasi untuk ikut serta dalam aksi peduli lingkungan ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada H. Ganjar Pranowo yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-57.

“Semoga Bapak H. Ganjar Pranowo tetap selalu bersama Pujaketarub,” ujar Hermawan di sela kegiatan.

Kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan berjalan kaki sambil memungut sampah di sepanjang jalan. Selain memperingati hari lahir sang pembina, aksi ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Pujaketarub terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Medan.

Hermawan menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus digalakkan sebagai bentuk kontribusi sosial Pujaketarub kepada masyarakat.

“Kita ingin menunjukkan bahwa peringatan hari penting bisa dirayakan dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi lingkungan,” pungkasnya.(red). 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/fjsJEU1
Berita Viral
| October 26, 2025 |

Pencurian Steling Resahkan Warga Percut Sei Tuan


Medan, TOPINFORMASI.COM- Aksi pencurian steling (etalase) kembali menghantui warga Percut Sei Tuan, Medan. Kali ini, Imun Darma, seorang pedagang burger dan roti bakar di Jalan Leda Sujono, menjadi korban. Kejadian ini terekam jelas oleh CCTV warga pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB.
 
Dalam rekaman tersebut, terlihat tiga orang pria tak dikenal mengangkat steling yang ditutupi terpal biru dan membawanya menggunakan becak barang.
 
Imun Darma, warga Jalan Leda Sujono, Gang Musyawara, mengungkapkan kesedihannya atas kejadian ini. Steling tersebut merupakan satu-satunya sumber mata pencahariannya.
 
"Steling itu saya gunakan untuk berjualan dari sore hingga pukul 23.00 WIB. Biasanya, saya titipkan di dekat rumah teman, dan itu sudah menjadi kebiasaan saya. Namun, pada Sabtu pagi, saya punya firasat buruk dan ternyata steling jualan saya hilang," ujar Imun Darma.
 
Beruntung, tetangga depan rumah Imun Darma memiliki CCTV yang merekam kejadian tersebut. "Dari rekaman CCTV, terlihat tiga orang mengangkat steling saya menggunakan becak pengangkut barang. Dengan berbekal video ini, saya berharap kepolisian bisa segera menangkap para pelaku. Saya yakin, bukan hanya saya yang menjadi korban, tetapi masih banyak lagi yang sudah mereka curi," tegasnya.
 
Menanggapi kejadian ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kesempatan bagi para pencuri. Bagi pemilik usaha, disarankan untuk memasang sistem pengamanan tambahan guna menghindari kejadian serupa. (Tim) 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/P5jAMko
Berita Viral
| October 26, 2025 |

Sampai dengan Bulan Oktober 2025 Imigrasi Kalbar hasilkan PNBP sebesar 74,3 Milyar


Pontianak. Topinformasi.com
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat menggelar kegiatan media gathering yang berlangsung hangat di Rooftop Aula Soepomo Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Kanwil Ditjen Imigrasi Kalbar pada hari ini. 24 Oktober 2025.

Acara ini merupakan langkah strategis Imigrasi Kalbar untuk mempererat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai insan pers dalam upaya mengoptimalkan penyebaran informasi keimigrasian kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting media di Kalimantan Barat, termasuk Kepala RRI Pontianak, Kepala Biro Kompas TV Pontianak, Kepala Biro Antara Kalbar, serta perwakilan dari berbagai media cetak, elektronik, maupun daring di Pontianak.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran vital media selama ini. "Media adalah mitra strategis kami. Sinergi yang kuat antara Imigrasi dan media sangat krusial untuk memastikan setiap kebijakan, layanan, dan informasi penting terkait keimigrasian tersampaikan secara akurat, cepat, dan mudah dipahami oleh masyarakat," ujar Wahyu Hidayat.

Wahyu Hidayat juga menyoroti pentingnya peran media dalam mengedukasi publik, terutama mengenai isu-isu sensitif seperti pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), prosedur pembuatan paspor yang semakin mudah, serta pengawasan orang asing.

Pada kesempatan ini, Wahyu Hidayat turut memaparkan capaian kinerja positif Kanwil Imigrasi Kalbar hingga saat ini. Tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan keimigrasian tercermin dari kontribusi Imigrasi Kalbar terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Hingga Oktober 2025, Sebanyak 92.724 paspor telah diterbitkan di Kalimantan Barat serta PNBP dari layanan Imigrasi Kalbar telah mencapai Rp 65.252.100.000. Sedangkan PNBP layanan izin tinggal yang meliputi penerbitan, perpanjangan, alih status, dan lain-lain layanan mencapai RP 9.072.700.000 dari total 17.555 layanan izin tinggal," jelas Wahyu Hidayat.

Ia menegaskan, capaian PNBP ini tidak hanya mencerminkan tingginya permintaan layanan, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi dan kemudahan prosedur yang telah diinformasikan melalui media telah berhasil diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di akhir acara, Kanwil Ditjen Imigrasi Kalbar kembali menyampaikan harapannya agar dapat selalu berkolaborasi secara erat dan berkelanjutan dengan media. Harapan ini bertujuan untuk memastikan setiap informasi keimigrasian, baik terkait kemudahan layanan, kepatuhan hukum, maupun capaian kinerja, dapat tersampaikan secara utuh dan tepat sasaran kepada seluruh lapisan masyarakat. (dr)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/8fT7toW
Berita Viral
| October 26, 2025 |

October 25, 2025

Drainase Mampet dan Banyak Tinja, Warga Madras Hulu Minta Wali Kota Copot Lurah

 
Medan, TOPINFORMASI.COM-25 Oktober 2025 - Warga Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, mengeluhkan kondisi drainase yang buruk di Jalan Jenggala dan beberapa ruas jalan lainnya di kelurahan tersebut. Masalah utama yang dihadapi adalah drainase yang tersumbat dan banyaknya limbah tinja yang mencemari saluran air.
 
Menurut penuturan warga, banyak rumah di sekitar lokasi yang tidak memiliki septic tank, sehingga limbah kotoran manusia langsung dibuang ke drainase. "Banyak tai* manusia di saluran drainasenya, bang," ujar seorang warga dengan nada kesal, Sabtu (25/10/2025).
 
Warga juga menyoroti sikap Lurah Madras Hulu, M Taufik, yang dinilai tidak peduli terhadap permasalahan ini. "Makanya kami minta sama Walikota Medan yang terhormat Pak Rico Waas, agar segera mencopot Lurah M Taufik. Kerjanya ga becus, ga peduli sama sekali sama warganya," kata warga lainnya dengan nada geram.
 
Kondisi drainase yang buruk semakin parah saat musim hujan tiba. "Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, drainase banyak tidak lancar, contohnya seperti di Jalan Jenggala," keluh seorang warga.
 
Karena merasa tidak direspon oleh lurah, warga akhirnya mengadukan masalah ini ke UPT SDABMBK (Unit Pelaksana Teknis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi). Setelah dilakukan pengecekan, petugas UPT SDABMBK menemukan bahwa banyak rumah yang tidak memiliki septic tank, sehingga limbah tinja mencemari saluran drainase.
 
Pekerjaan pembersihan saluran drainase pun terpaksa dihentikan karena tidak ada peninjauan langsung dari Lurah Madras Hulu, M Taufik SE. "Dampaknya tentu sangat buruk kepada warga, juga sangat amat mengganggu aktivitas kami karena saluran drainasenya tersumbat dan menjijikkan karena banyak kotoran manusia," ujar warga.
 
Hingga berita ini diturunkan, Lurah Madras Hulu, Taufik, belum memberikan respon terhadap upaya konfirmasi dari media. (rel)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/u41hHyR
Berita Viral
| October 25, 2025 |

SMAN 1 Medan Unggul Sementara, Turnamen Kapolda Sumut Cup 2025 Semakin Seru Menuju Semifinal


Medan, TOPINFORMASI.COM— Gelaran Kapolda Sumut Cup 2025 semakin memanas seiring berjalannya pertandingan menuju babak semifinal. Sejumlah sekolah menengah atas dari berbagai daerah di Sumatera Utara menunjukkan performa terbaik mereka dalam kompetisi yang berlangsung sejak 18 Oktober 2025.

Hingga pertengahan babak penyisihan, SMAN 1 Medan (Smansa) masih menjadi tim yang paling menonjol dengan torehan poin tertinggi di beberapa laga. Tim yang dikenal solid dan bermental juara ini tampil konsisten sejak awal pertandingan, menumbuhkan optimisme besar untuk melaju hingga partai puncak.

Pertandingan yang digelar di lapangan Polda Sumut berlangsung lancar dan meriah. Dukungan penonton yang memadati tribun turut menambah semangat para pemain di lapangan. Selain kategori Putra dan Putri (PA/PI) tingkat SMA Negeri dan Swasta, turnamen ini juga melibatkan kategori Mahasiswa, yang semuanya tampil dengan semangat sportivitas tinggi.

Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K.,S.H.,M.H menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen ini dengan sukses dan penuh antusiasme.

“Kapolda Sumut Cup bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh dengan semangat sportivitas, disiplin, dan kerja sama. Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta, terutama SMAN 1 Medan yang tampil luar biasa dan menjadi inspirasi bagi tim lain,” ujar Kombes Ferry.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan kemitraan Polda Sumut dengan pelajar serta mahasiswa di wilayah Sumatera Utara untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai positif melalui kegiatan olahraga.

Dengan sisa laga penyisihan yang masih berlangsung, para peserta terus berjuang memperebutkan tiket menuju semifinal. Sorotan kini tertuju pada SMAN 1 Medan yang tampil dominan dan berpeluang besar membawa pulang Trofi Kapolda Sumut Cup 2025.


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/2OrNnoC
Berita Viral
| October 25, 2025 |

October 24, 2025

Kantor Pertanahan Kota Medan Menyediakan Penilaian SKM untuk Masyarakat


Medan, TOPINFORMASI.COM-23 Oktober 2025 – Kantor Pertanahan Kota Medan menyediakan penilaian Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. SKM ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap mutu dan kualitas pelayanan teknis yang diberikan oleh Kantor Pertanahan Kota Medan.

Dengan adanya SKM, Kantor Pertanahan Kota Medan dapat mengetahui gambaran tingkat kepuasan masyarakat dan mengidentifikasi area perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Penilaian SKM ini juga menunjukkan komitmen Kantor Pertanahan Kota Medan dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Masyarakat dapat memberikan penilaian dan pendapat mereka tentang pelayanan yang telah diberikan oleh Kantor Pertanahan Kota Medan melalui SKM. Hasil penilaian SKM nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Kantor Pertanahan Kota Medan berharap dengan adanya SKM, masyarakat dapat merasa lebih puas dengan pelayanan yang diberikan dan Kantor Pertanahan Kota Medan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk masyarakat. (Red) 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/A7mPstx
Berita Viral
| October 24, 2025 |

BPN Samosir Percepat Penerbitan Sertifikat PTSL dan Hadirkan Sertifikat Elektronik


 
SAMOSIR, TOPINFORMASI.COM– Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Samosir terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penerbitan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan pemerataan kepemilikan tanah sekaligus meningkatkan kepastian hukum bagi warga.Kamis (23/10) . 
 
Sertifikat PTSL adalah sertifikat tanah yang diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat melalui program Pendaftaran Sistematis Lengkap oleh pemerintah. BPN Samosir kini menghadirkan inovasi sertifikat elektronik yang lebih aman, efisien, dan mudah diakses melalui digitalisasi layanan.
 
Tamauli Br Nainggolan, salah satu penerima Sertifikat PTSL Tahun 2024, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan oleh BPN Samosir. "Terima kasih kepada BPN Samosir, kami telah menerima sertifikat elektronik, kami apresiasi pelayanan BPN Samosir," ujarnya, warga Desa Sihusapi Kecamatan Simanindo. Apresiasi ini mencerminkan peningkatan mutu layanan publik di bidang pertanahan di Kabupaten Samosir.
 
Kepala BPN Samosir, Movian Edrial Riza, S.SiT, menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap proses pelayanan. "Kami sangat menghargai dukungan seluruh pengguna layanan Kantor Pertanahan Kabupaten Samosir dengan tetap mengajak untuk tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun terhadap layanan yang kami berikan demi mewujudkan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani atau WBBM," sebutnya.
 
Dengan semangat mewujudkan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), BPN Samosir tidak hanya fokus pada percepatan layanan pertanahan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Program PTSL menjadi simbol transformasi menuju tata kelola pelayanan publik yang lebih transparan, modern, dan berintegritas di Kabupaten Samosir. (Red) 

Hallo #SobATRBPNSumut ....
Testimoni Pengembilan Sertipikat PTSL 2024 Desa Sihusapi Kecamatan Simanindo A/N Tamauli Br. Nainggolan

cc: @nusronwahid @movian_riza

@kementerian.atrbpn @kanwilbpnsumut

"Real work and smart work"

Kami sangat menghargai dukungan seluruh pengguna layanan Kantor Pertanahan Kabupaten Samosir dengan tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun terhadap layanan yang kami berikan demi untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

#KantahKabSamosirKiniLebihBaik
#tuntasdanBangkit
#MenujuIndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajuDanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#SamosirTangguh
#atrbpnantikorupsi



from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/u870wox
Berita Viral
| October 24, 2025 |

BPN Samosir Percepat Penerbitan Sertifikat Redis Elektronik, Masyarakat Apresiasi Pelayanan


 
SAMOSIR,TOPINFORMASI.COM– Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Samosir terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penerbitan sertifikat Redis Elektronik kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan pemerataan kepemilikan tanah sekaligus meningkatkan kepastian hukum bagi warga.
 
Sertifikat Redis adalah sertifikat tanah yang diberikan sebagai hasil dari program redistribusi tanah oleh pemerintah kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Melalui digitalisasi layanan, BPN Samosir menghadirkan inovasi sertifikat elektronik yang lebih aman, efisien, dan mudah diakses.
 
Pernando Sitanggang, seorang penerima sertifikat Redis, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelayanan yang diberikan BPN Samosir. "Terima kasih kepada BPN Samosir, kami telah menerima sertifikat elektronik, kami apresiasi pelayanan BPN Samosir," ujarnya, warga Desa Salaon Dolok, Kecamatan Ronggurnihuta. Apresiasi ini mencerminkan peningkatan mutu layanan publik di bidang pertanahan di Kabupaten Samosir.
 
Kepala BPN Samosir, Movian Edrial Riza, S.SiT, menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap proses pelayanan. "Kami sangat menghargai dukungan seluruh pengguna layanan Kantor Pertanahan Kabupaten Samosir dengan tetap mengajak untuk tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun terhadap layanan yang kami berikan demi mewujudkan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani atau WBBM," sebutnya.
 
Dengan semangat mewujudkan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), BPN Samosir tidak hanya fokus pada percepatan layanan pertanahan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Program sertifikat Redis Elektronik menjadi simbol transformasi menuju tata kelola pelayanan publik yang lebih transparan, modern, dan berintegritas di Kabupaten Samosir.

#KantahKabSamosirKiniLebihBaik
#tuntasdanBangkit
#MenujuIndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajuDanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#SamosirTangguh
#atrbpnantikorupsi



from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/4WicPsS
Berita Viral
| October 24, 2025 |

Tim Legal PT BSP Pertanyakan Status Tanah Ulayat di Desa Padang Sari

 

keterangan fhoto : Wahyudi Legal BSP Saat Penggusuran Pondok Masyakat Padang Sari


Asahan, TOPINFORMASI.COM– Pertemuan mediasi antara masyarakat Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, dan PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) di Polres Asahan pada 22 Oktober 2025 diwarnai perdebatan sengit. Tim legal PT BSP mempertanyakan keabsahan kelompok masyarakat adat Desa Padang Sari dan menanyakan langsung kepada BPN Asahan mengenai keberadaan tanah ulayat yang sah secara hukum di desa tersebut.
 
Pihak BPN Asahan menyatakan perlu melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan keberadaan tanah ulayat berdasarkan dokumen resmi. Kuasa hukum masyarakat adat menanggapi pertanyaan tersebut dengan menegaskan bahwa inti permasalahan bukanlah pengakuan kelompok adat, melainkan sengketa lahan seluas ±300 hektar yang telah lama dikuasai masyarakat sebagai warisan berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) tahun 1934.
 
"Persoalan ini jangan dibelokkan ke status kelompok adat. Lahan 300 hektar ini dulunya milik leluhur masyarakat Desa Padang Sari, dibuktikan dengan SKT tahun 1934. Jika HGU perusahaan sudah berakhir, lahan itu otomatis kembali menjadi tanah negara, dan klien kami sebagai ahli waris punya hak moral dan historis untuk memperjuangkannya," ujar kuasa hukum masyarakat adat.
 
Trifa Lowyer menambahkan bahwa status hukum tanah yang HGU-nya sudah berakhir tidak lagi menjadi hak perusahaan, meskipun dalam proses pembaharuan. Ia merujuk pada Pasal 34 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 dan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 7 Tahun 2017, yang menyatakan bahwa tanah dengan HGU yang sudah habis masa berlakunya otomatis kembali menjadi tanah negara.
 
“Jika HGU sudah mati tapi perusahaan masih bertindak seolah-olah tanah itu miliknya, itu pelanggaran terhadap prinsip hukum agraria nasional. BSP selalu mengatakan HGU kami, kami diprioritaskan oleh negara, ada tanaman kami di dalam, kalau keberatan gugatlah kita. Kalau kami menggugat, sebaliknya mereka yang menggugat masyarakat," lanjut kuasa hukum.
 
Landasan Hukum yang Dibawa Masyarakat Adat:
 
1. Pasal 34 ayat (2) PP Nomor 40 Tahun 1996: Tanah HGU yang telah berakhir kembali menjadi tanah negara.
2. Pasal 3 UUPA Nomor 5 Tahun 1960: Mengakui hak ulayat masyarakat adat sepanjang masih ada dalam kenyataan.
3. Pasal 18B ayat (2) UUD 1945: Negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-haknya.
4. Putusan Mahkamah Agung No. 99 PK/TUN/2016: Menegaskan bahwa selama proses perpanjangan HGU belum selesai, perusahaan tidak memiliki hak atas tanah tersebut.
 
Kuasa hukum masyarakat adat menegaskan bahwa perdebatan utama adalah status hukum tanah yang disengketakan, bukan eksistensi kelompok masyarakat adat. Wakapolres Asahan, Kompol S. Riyadi, SH, yang memimpin mediasi, meminta semua pihak menahan diri dan menunggu hasil verifikasi resmi dari BPN Asahan.
 
Rapat mediasi belum menghasilkan kesepakatan final, namun membuka kembali perdebatan tentang hak rakyat atas tanah yang HGU-nya telah habis masa berlaku. Masyarakat Desa Padang Sari mendesak pemerintah, khususnya BPN dan Polres Asahan, untuk menegakkan prinsip transparansi dan keadilan agraria agar konflik ini tidak berlarut-larut. (Red) 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/AE6Tbsf
Berita Viral
| October 24, 2025 |

October 23, 2025

Lokasi Longsor Yang Pernah Di Tinjau Bupati Dan Kapolres Batubara Kini Menelan Satu Rumah


Batubara. Topinformasi.com
Warga Lingkungan VII Nirmala 2, Kelurahan Limapuluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara kembali gelisah akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kamis 23/10/2025.

Kondisi itu menyebabkan longsor semakin parah dan memperluas kerusakan di area pemukiman warga dan mengakibatkan satu rumah ambruk ke dalam jurang sedalam enam meter, serta akses jalan juga terputus karena longsor semakin meluas".

Salah seorang warga setempat, Helmisyam (26) mengungkapkan keprihatinannya atas bencana yang terjadi. Helmi berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan drainase yang tergerus air sehingga menyebabkan abrasi dan longsor.

“Tanah longsor sudah menelan satu rumah yang ambruk ke dalam jurang sedalam enam meter. Akses jalan juga terputus akibat yang longsor semakin meluas,” ujarnya.

Warga kini semakin khawatir dengan intensitas hujan yang tinggi terus turun dapat memperburuk kondisi dan mengancam rumah-rumah lain di sekitar lokasi longsor. Aktivitas sehari-hari pun terganggu karena jalan utama tidak lagi bisa dilalui.

Helmisyam juga meminta Forkopimda Batu Bara segera mengambil langkah konkret untuk membantu warga terdampak dan menanggulangi longsor sebelum kerusakan semakin meluas. 

“Kami hanya berharap agar pemerintah tidak menunggu situasi makin parah dan jatuh korban "jiwa. Tolong segera ditangani, jangan hanya sekedah meninjau dan foto-foto,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Batu Bara bersama Kapolres telah meninjau lokasi longsor tersebut. Namun hingga kini, warga menilai belum ada tindakan nyata dalam penanganan maupun perbaikan drenase maupun akses jalan.

Warga juga menyayangkan kurangnya kepedulian dari sejumlah pejabat yang tinggal di kawasan Perumnas Indah Permai, Kelurahan Lima Puluh Kota — wilayah yang tidak jauh dari lokasi bencana. Warga berharap para pejabat lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar tempat tinggalnya. (dr)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/NSV4tws
Berita Viral
| October 23, 2025 |

Hendra Wijaya Menyayangkan Dengan Salah Seorang Oknum Yang Mengaku LIRA Di Kabupaten Deliserdang


Deliserdang,TOPINFORMASI.COM
DPD Bupati LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Deliserdang, Hendra Wijaya, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Zulham Nasution SE dan Wakil Bupati Irwansyah SE, serta Bendahara Hanafi Lubis SE, membantah dan menyayangkan tindakan salah satu oknum yang mengaku sebagai LSM LIRA.

Hal ini disampaikan Bupati LSM LIRA Kabupaten Deliserdang Hendra Wijaya kepada Media, saat konferensi Pers di salah satu Cafe di Deliserdang, Rabu 22/10/2025.

Hendra Wijaya mengatakan, saya sama sekali tidak mengenal dengan oknum June Eddy Purba yang menyebut Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Deliserdang, disalah satu Media.

June Eddy Purba bukan anggota saya, dan bukan bagian dari Lumbung Informasi Rakyat Kabupaten Deliserdang..ucap Hendra.

Secara terpisah Kordinator Wilayah (Korwil) LSM LIRA Sumatera Utara dan Aceh H. Ahmad Syahrul Siregar SH, menyayangkan, adanya oknum yang mengaku-ngaku sebagai Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Deliserdang.

Ahmad Syahrul meminta kepada Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Deliserdang untuk mengusut kasus ini, supaya jangan ada lagi yang mengaku-ngaku sebagai Lumbung Informasi Rakyat LIRA) di Kabupaten Deliserdang.

Sementara Gubernur LSM LIRA Sumatera Utara Febry Dalimunthe, akan mengambil tindakan tegas dengan melaporkan Hal ini ke penegak hukum., karena nama June Eddy Purba tidak ada terdaftar dalam SK LSM LIRA Kabupaten Deliserdang. (Syahdan/Red)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/5MsCZla
Berita Viral
| October 23, 2025 |

Mediasi di Polres Asahan, PT BSP dan Masyarakat Padang Sari Sepakat Jaga Kamtibmas


Asahan, Sumatera Utara – Polres Asahan menggelar mediasi antara masyarakat Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, dengan PT BSP Kuala Piasa terkait sengketa lahan seluas 300 hektar di Afd II, Dusun I Desa Padang Sari, pada Rabu (22/10/2025).
 
Rapat mediasi dipimpin oleh Wakapolres Asahan Kompol Riyadi, SH, didampingi Kabag OPS, Kasat Reskrim, Kapolsek Parapat Janji, serta para Kanit Polres Asahan. Hadir pula perwakilan BPN Asahan, PT BSP, Camat Tinggi Raja, Kepala Desa Padang Sari, Kepala Dusun I Desa Padang Sari, Penasehat Kelompok Adat/waris masyarakat, dan perwakilan masyarakat Desa Padang Sari.
 
Wakapolres Asahan, Kompol Riyadi, menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan tidak melakukan tindakan di luar hukum. "Negara kita adalah negara hukum. Semua pihak wajib menahan diri dan menunggu hasil resmi dari pemerintah melalui BPN. Jangan ada tindakan kekerasan atau perbuatan yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas," tegasnya.
 
Perwakilan BPN Asahan menyatakan akan turun langsung ke lapangan bersama kedua pihak untuk melakukan pengukuran ulang batas lahan yang diklaim masyarakat.
 
Wahyudi, Legal PT BSP, dan Yuda Enrico Sitorus, Humas PT BSP, menyatakan komitmen perusahaan untuk mematuhi hukum dan menjaga situasi kondusif. "Patok kami tidak bertambah, pajak telah kami bayar, dan kami sepakat menjaga Kamtibmas," ujar Wahyudi.
 
Azri Lubis, perwakilan masyarakat Desa Padang Sari, menuntut transparansi dari BPN terkait status HGU PT BSP dan meminta perlindungan hukum dari Polres Asahan bagi masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanah warisan leluhur. "Kami berharap BPN terbuka soal data HGU PT BSP. Kami hanya menuntut keadilan sebagai ahli waris tanah leluhur kami," tegasnya.
 
Mediasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam penyelesaian konflik agraria antara masyarakat Desa Padang Sari dan PT BSP, menuju penyelesaian yang adil dan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Asahan. (Red) 


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/C3UpAJW
Berita Viral
| October 23, 2025 |

October 22, 2025

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Batubara Ajak Santri Jadi Teladan dan Penjaga Akhlak Bangsa


Batubara. Topinformasi.com

Bupati Batubara H Baharuddin Siagian upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Bola Kaki Sei Bejangkar, Rabu 22/10/2025.

Dalam amanatnya Bupati Bahar berpesan kepada para santri dan santriwati harus menjadi cerminan dan menjadi contoh bagi pelajar umum lainnya. 

"Para santri harus menjadi contoh terutama dalam beribadah utamanya sholat dan mengaji," ujarnya.

Bupati juga menekankan agar jangan berbuat onar, tidak gampang terprovokasi, jangan mudah ikut-ikutan kegiatan yang buruk. Karena santri merupakan calon-calon ustadz dan pemimpin yang berakhlak mulia serta ikut menjaga ketertiban lingkungan masing-masing dan jangan mencoba-coba narkoba. 

"Ikrar santri harus dibacakan setiap hari sebelum kegiatan belajar-mengajar, karena isi ikrar santri sangat bagus tentang santri yang berpegang teguh pada aqidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah, berideologi negara satu ideologi Pancasila, berkonstitusi satu Undang-Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika, "sambung Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur. 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman," lanjut Bupati Batu Bara Bapak Baharuddin.

Selanjutnya Bupati menyampaikan sambutan Menteri Agama. Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" KH. Hasyim Asy'ari yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

Resolusi jihad inilah yang membakar semangat dan mengobarkan api perlawanan anak bangsa, sehingga dengan gagah berani, tanpa ada rasa takut, anak-anak bangsa yang terdiri dari laki-laki, perempuan, orang tua, kaum muda, semua bersatu padu melakukan perlawanan kepada kolonial yang ingin kembali menjajah Indonesia. 

"Dan berawal dari Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, pecah peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan," ujarnya.

Bupati Bahar juga berpesan kepada seluruh santri di Tanah Air, agar menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekedar penonton.

Upacara selesai dilanjutkan dengan pemberian sembako sebanyak 100 paket kepada kaum dhuafa, serta pemberian bantuan kepada santri dan santriwati berprestasi.

Turut hadir Wakil Bupati Batubara, Syafrizal, Kapolres Batubara, Kajari Batubara, Kepala BNN Kabupaten Batubara, Kakan Kemenag Batubara, unsur Forkopimda dan peserta upacara santri dan santriwati. (dr)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/qSQPo4M
Berita Viral
| October 22, 2025 |

Sarat Rekayasa, Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Rahmadi


TOPINFORMASI.COM-Tim kuasa hukum terdakwa kasus narkotika, Rahmadi, menilai perkara yang menjerat kliennya sarat rekayasa dan penuh kejanggalan. Karena itu, mereka meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai membebaskan Rahmadi dari seluruh dakwaan.

Penegasan itu disampaikan kuasa hukum Rahmadi, Ronald M. Siahaan, dalam sidang beragenda pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Selasa (21/10/2025). Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Karolina Selfia Sitepu.

"Perkara ini bukan murni penegakan hukum, tetapi bentuk pembungkaman terhadap perjuangan klien kami dalam menyoroti isu penyalahgunaan narkotika di Polda Sumut," tegas Ronald di ruang sidang.

Tim penasihat hukum yang terdiri dari Ronald M. Siahaan, Thomas J. Tarigan, dan Suhandri Umar Tarigan, menilai proses hukum terhadap Rahmadi cacat sejak awal. 

Apalagi, berdasarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tertanggal 3 Maret 2025, Rahmadi sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelum diperiksa penyidik.

Padahal, menurut putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014, penetapan tersangka harus didahului pemeriksaan terhadap calon tersangka.

Dalam duplik setebal 29 halaman itu, tim pembela juga menyoroti sejumlah kejanggalan dalam surat dakwaan dan replik jaksa penuntut umum (JPU). Salah satunya perbedaan lokasi penangkapan.

Menurut mereka, Rahmadi ditangkap di Jalan Yos Sudarso, namun dalam dakwaan disebut di Jalan Arteri.

"Kesalahan locus delicti bukan sekadar salah ketik, melainkan mengubah substansi perkara," kata Ronald.

Kuasa hukum juga menuding adanya manipulasi barang bukti. Berdasarkan rekaman video, salah satu penyidik, Victor Topan Ginting, tampak memegang benda yang disebut sebagai sabu sebelum penggeledahan dilakukan.

"Barang bukti 10 gram sabu itu sejatinya milik tersangka Andre Yusnijar dan Ardiansyah Saragih alias Lombek. Namun, barang tersebut diduga dialihkan dan dikaitkan untuk menjerat Rahmadi," sebut Ronald.

Selain itu, tim pembela menilai penggeledahan terhadap mobil Rahmadi tidak sesuai prosedur. 

"Penggeledahan hanya disaksikan satu warga sipil, padahal aturan mewajibkan dua saksi. Satu saksi bukanlah saksi," tegas Ronald, mengutip asas unus testis nullus testis.

Rahmadi, yang disebut sebagai relawan antinarkoba BNN sejak 2020, ditangkap pada Maret lalu dan didakwa memiliki 10 gram sabu. 

Dalam pembelaannya sebelumnya, ia mengaku disiksa dan diperas penyidik.

Kuasa hukum juga menyoroti hilangnya uang Rp11,2 juta dari rekening Rahmadi setelah penyidik Victor Topan Ginting meminta secara paksa PIN M-Banking milik Rahmadi dengan dalih kepentingan penyidikan. 

"Tindakan ini tidak hanya menyalahi prosedur, tetapi juga mencederai integritas penyidikan," ujar Ronald.

Pengaduan atas dugaan penyiksaan, pemerasan, dan rekayasa bukti telah dilayangkan ke Propam Polda Sumut, Kompolnas, dan Komnas HAM. 

Dua penyidik, yakni Kompol Dedi Kurniawan dan Victor Topan Ginting, kini dikabarkan nonaktif dan menunggu sidang etik.

Tim kuasa hukum juga menolak dakwaan jaksa yang menyebut Rahmadi diperintah seseorang bernama Amri alias Nunung untuk mengantar sabu. 

"Hasil forensik digital tidak menunjukkan adanya komunikasi antara keduanya. Tidak ada satu pun alat bukti yang sah," ujar Suhandri Umar Tarigan.

Menutup dupliknya, Umar meminta majelis hakim menjatuhkan putusan berdasarkan nurani hukum dan keadilan sosial. 

"Kami percaya majelis hakim akan menjunjung asas praduga tak bersalah," katanya.

Usai persidangan, Ronald M. Siahaan menyampaikan pesan kepada publik agar tetap kritis terhadap dugaan rekayasa dalam penegakan hukum, khususnya kasus narkotika.

"Kasus Rahmadi adalah cermin betapa mudahnya hukum dipelintir menjadi alat kekuasaan. Masyarakat harus berani mengawasi penegakan hukum. Jangan biarkan perang melawan narkoba berubah menjadi perang melawan orang yang kritis," pungkasnya.

Sidang akan dilanjutkan Kamis, 30 Oktober 2025, dengan agenda pembacaan putusan.***


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/SWHmfTM
Berita Viral
| October 22, 2025 |

October 21, 2025

Gapoktan Asahan Geruduk Kantor BPN Sumut, Tuntut Pengembalian Lahan dan Ungkap Dugaan Penggelapan Pajak PT. BSP


Medan, TOPINFORMASI.COM- Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Asahan di depan Kantor ATR/BPN Sumatera Utara, Medan, pada Selasa (21/10/2025), sempat menyebabkan kepanikan dan kemacetan panjang bagi pengguna jalan. Ratusan pengurus dan anggota dari sembilan kelompok tani di Kabupaten Asahan ini turun ke jalan menuntut kejelasan status lahan dan dugaan penggelapan pajak oleh PT. BSP.
 
Aksi blokir jalan yang dilakukan oleh massa aksi sempat menjadi sorotan media dan membuat aparat kepolisian serta pegawai Kantor ATR/BPN Sumut siaga. Perwakilan Gapoktan bersikeras agar aspirasi mereka diterima dan diizinkan berdemo di halaman kantor.
 
Diketahui, aksi ini melibatkan empat kelompok tani, yakni Kelompok Tani Sehati Maju Bersama, Ampibi Desa Silomok, Desa Simpang Empat, dan Kelompok Tani Murni Desa Padang Sari. Mereka membawa keyakinan untuk memperjuangkan hak tanah warisan nenek moyang dengan berbekal alas hak yang masih disimpan oleh para ahli waris.
 
Dalam orasinya, perwakilan masyarakat petani menuntut pengembalian lahan ulayat seluas 300 hektar yang mereka klaim berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) No. 37 tahun 1934. Lahan tersebut hingga kini masih menjadi sengketa antara masyarakat kelompok tani dengan perkebunan milik PT. BSP di Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.
 
Massa juga mendesak ATR/BPN untuk mengambil langkah tegas terhadap PT. BSP yang diduga tidak membayar pajak sejak tahun 2019. Mereka mengungkapkan bahwa PT. BSP diduga memiliki lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang bermasalah seluas lebih dari 18.000 hektar, sehingga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.
 
Menariknya, Kelompok Tani Murni Desa Padang Sari mengklaim memiliki alas hak yang kuat berupa Surat Keterangan Tanah sejak tahun 1934. Mereka menyatakan bahwa lahan mereka bukan hanya digarap, tetapi justru diambil alih oleh pihak perkebunan. Lahan yang dulunya merupakan hutan buah dengan tanaman durian, rambutan, dan lainnya, kini telah diubah menjadi perkebunan kelapa sawit oleh beberapa perusahaan, yang saat ini dikelola oleh PT. BSP.
 
Kepala Bidang Penanganan Sengketa ATR/BPN Sumut, Juliandi, menerima aspirasi para demonstran dan berjanji akan mengevaluasi kembali permasalahan tersebut. Pihaknya akan membantu masyarakat dalam upaya penegasan kepada PT. BSP dan mengupayakan agar masyarakat dapat memperoleh haknya kembali.
 
Juliandi juga meminta masyarakat untuk segera membuat surat tembusan kepada pihak BPN atau Kementerian agar permasalahan yang disengketakan dapat dievaluasi lebih lanjut. Ia menyampaikan hal ini saat sesi tanya jawab dengan perwakilan demonstran untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di Kabupaten Asahan. (Tim)


from TOPINFORMASI.COM https://ift.tt/msClQWD
Berita Viral
| October 21, 2025 |
Back to Top