MOKI, Sumenep – Sedikitnya 36 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan swasta di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal melaksanakan uji coba Ujian Sekolah Berstandart Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si menyampaikan, uji coba USBN-BK itu untuk sementara masih terfokus kepada SD di wilayah Kecamatan Kota dan SD rujukan mutu.
“Sementara ini, kami uji coba hanya beberapa SD yang meliputi SD di wilayah Kota Sumenep dan SD rujukan mutu,” katanya. Selasa (3/12/2019)
Lanjut dia, apabila pelaksanaan di tahun 2020 terlaksana dengan baik, maka di tahun 2021 bisa dilaksanakan di semua kecamatan di Kabupaten Sumenep.
“Kalau uji coba ini berhasil, maka kami akan melanjutkan di tahun 2021 dengan menggelar USBN-BK,” jelasnya.
Menurutnya SD yang termasuk rujukan mutu sudah mempunyai kelengkapan ITE, karena mendapat bantuan komputer dari Dinas Pendidikan.
“SD rujukan mutu akan dijadikan pelaksana awal dalam USBN-BK. Dan sekolah yang belum mempunyai kelengkapan komputer, akan tetapi siswanya mampu untuk mengikuti USBN-BK, bisa bergabung ke sekolah rujukan mutu tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, Bambang berharap segala persiapan mulai dari sekarang sudah dilakukan, seperti pendataan dan validitasi peserta, sehingga waktu pelaksanaan tidak terkendala dengan peserta yang harus mengikuti USBN-BK.
“Kami sangat optimis pelaksanaan USBN-BK ini berjalan dengan baik, dan kami akan mengevaluasi hasilnya, apabila sudah memenuhi standart maka kami akan melakukan koordinasi dengan beberapa Kecamatan untuk pelaksanaan di tahun 2021 secara serentak di semua SD di Kabupaten Sumenep,” harapnya. (SR)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si menyampaikan, uji coba USBN-BK itu untuk sementara masih terfokus kepada SD di wilayah Kecamatan Kota dan SD rujukan mutu.
“Sementara ini, kami uji coba hanya beberapa SD yang meliputi SD di wilayah Kota Sumenep dan SD rujukan mutu,” katanya. Selasa (3/12/2019)
Lanjut dia, apabila pelaksanaan di tahun 2020 terlaksana dengan baik, maka di tahun 2021 bisa dilaksanakan di semua kecamatan di Kabupaten Sumenep.
“Kalau uji coba ini berhasil, maka kami akan melanjutkan di tahun 2021 dengan menggelar USBN-BK,” jelasnya.
Menurutnya SD yang termasuk rujukan mutu sudah mempunyai kelengkapan ITE, karena mendapat bantuan komputer dari Dinas Pendidikan.
“SD rujukan mutu akan dijadikan pelaksana awal dalam USBN-BK. Dan sekolah yang belum mempunyai kelengkapan komputer, akan tetapi siswanya mampu untuk mengikuti USBN-BK, bisa bergabung ke sekolah rujukan mutu tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, Bambang berharap segala persiapan mulai dari sekarang sudah dilakukan, seperti pendataan dan validitasi peserta, sehingga waktu pelaksanaan tidak terkendala dengan peserta yang harus mengikuti USBN-BK.
“Kami sangat optimis pelaksanaan USBN-BK ini berjalan dengan baik, dan kami akan mengevaluasi hasilnya, apabila sudah memenuhi standart maka kami akan melakukan koordinasi dengan beberapa Kecamatan untuk pelaksanaan di tahun 2021 secara serentak di semua SD di Kabupaten Sumenep,” harapnya. (SR)
from MOKI I Media Online Kabar Investigasi https://ift.tt/2OKHcFJ
Berita Viral

No comments:
Post a Comment